Selasa, 23 Agustus 2016

UNSUR FISIK SENI RUPA

Terdiri dari :
  1. Titik
  2. Garis
  3. Raut ( Bidang dan Bentuk
  4. Ruang
  5. Tekstur
  6. Warna
  7. Gelap terang



TITIK adalah sebuah bintik yang membentuk karya seni rupa. Titik disebut unsur fisik seni rupa yang paling dasar karena dengan titik dapat tercipta ide untuk mewujutkan unsur yang lain yaitu garis, bentuk dan bidang.

GARIS adalah goresan atau batas limit dari suatu benda, ruang, bidang, warna atau tekstur. 

Jenis garis :
a). Garis Kaligrafi/ Nyata : Garis yang dihasilkan dari coretan/ goresan langsung.
b). Garis Struktrural/ Maya : Garis yang dihasilkan karena adanya kesan batas bidang, ruang, dan warna.
Garis Nyata memiliki dimensi memanjang, memiliki arah serta sifat-sifat khusus ( Pendek, Panjang, Vertikal, Horizontal, Lurus, Melengkung, Bergelombang, bergerigi dan terputus-putus serta tak beraturan ).

Jenis dan bentuk Garis menggambarkan makna tertentu dan dapat digunakan untuk mengkomunikasikan gagasan dan mengekspresikan diri. Misalnya, garis lurus berkesan tegas/keras, garis lengkung berkesan lembut, garis patah-patah berkesan kaku, garis spiral berkesan lentur.

RAUT adalah wujud dari suatu objek.

Jenis Raut :

  1. Bidang, adalah wujud suatu objek yang cenderung datar/ pipih. Unsur Bidang terbentuk dari garis yang bersambungan ujung-ujungnya, misal bidang datar dan lingkaran. Atau, bidang dapat terbentuk dari kesan dari puasan/sapuan warna. 
  2. Bentuk, adalah wujud suatu objek yang memiliki volume. Unsur bentuk berkaitan dengan benda 3 dimensi. Bentuk benda dapat berupa shape (bangun) baik bangun geometris maupun plastis.

RUANG adalah unsur fisik yang membentuk kesan panjang, lebar, kedalaman dan arah dalam karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi.

Seniman seni rupa dua dimensi ( lukisan ), menggunakan unsur teknik menggambar presfektif, perbedaan intensitas warna dan gelap terang untuk membentuk ruang pada karyanya. Ruang ini disebut ruang hayal. Sedangkan Seniman seni rupa tiga dimensi ( patung, Interior, eksterior ) menggunakan ruang nyata ( ruang 3 dimensi ) dalam membuat karyanya.

TEKSTUR / barik adalah unsur rupa yang menggambarkan kasar atau halusnya permukaan suatu objek karya seni.

Jenis tekstur :

  1. Tekstur asli adalah perbedaan ketinggian objek yang dapat diraba dalam karya seni rupa
  2. Tekstur buatan adalah kesan perbedaan ketinggian pada bidang objek akibat pengolahan unsur garis, warna, ruang dan gelap terang.

WARNA adalah kesan yang timbul akibat pantulan cahaya yang menimpa permukaan suatu benda.

Menurut teory warna Brawster, semua warna yang ada berasal dari warna pokok (premier) yaitu Merah, Kuning dan Biru. Percampuran 2 warna primer menghasilkan warna sekunder dan jika dua warna sekunder dicampurkan maka akan menghasilkan warna tersier.

Jenis Warna :

  1. Warna primer yaitu, Warna pokok yang tidak didapat dari percampuran warna lain. (Contoh : Merah, Kuning dan Biru ).
  2. Warna sekunder yaitu, Warna yang diperoleh dari percampuran dua warna primer. ( Contoh : Warna Hijau, hasil percampuran warna biru dengan kuning )
  3. Warna tersier yaitu Warna yang diperoleh dari percampuran dua warna sekunder

Ada 3 cara penggunaan warna dalamseni rupa yaitu :

  1. Secara Harmonis, penggunaan warna secara objektif ( sesuai dengan warna objek aslinya ), misalnya warna biru untuk mewarnai objek langit.
  2. Secara Heraldis/ simbolok, penggunaan warna dikaitkan dengan lambang/ tanda tertentu. Misalnya warna duka sebagai simbol berduka.
  3. Secara murni, penggunaan warna tanpa terikat dengan warna objek sesungguhnya dan tanpa simbol/ makna tertentu.

GELAP TERANG adalah unsur yang timbul dari adanya perbedaan intensitas cahaya yang jatuh pada permukaan benda sehingga memunculkan tingkat nada warna (value) yang berbeda.
Bagian objek yang terkena cahaya akan tampak lebih terang dan bagian yang tidak terkena cahaya tampak gelap.


2 komentar: